Beranda
football clubs
football players
manchester city f.c.
NEWS
sports
Manchester City Tetapkan Masa Depan Jack Grealish, Tidak Akan Dipinjamkan Meskipun Kurang Dimainkan
Redaksi
Mei 02, 2025

Manchester City Tetapkan Masa Depan Jack Grealish, Tidak Akan Dipinjamkan Meskipun Kurang Dimainkan

NOIS.CO.ID -- – Masa depan Jack Grealish di Manchester City pernah menjadi pertanyaan besar setelah waktu bermainnya berkurang sebagai sayap kanan. Akan tetapi, semua dugaan tersebut akhirnya terselesaikan. Kepemimpinan The Citizens sudah mengambil keputusan untuk tidak meminjamkannya selama bursa transfer musim panas 2025. Pemain yang berumur 29 tahun ini masih akan menjadi anggota tim Pep Guardiola musim mendatang walaupun sumbangan gol dan assist-nya belum sedramatis beberapa musim lalu.

Grealish benar-benar merosot kinerjanya secara signifikan di musim ini. Sejak kick-off Liga Primer Inggris 2024/2025, dia hanya bermain sebanyak tujuh kali sebagai starting eleven. Sementara itu, sisanya kebanyakan ditempatkan di bangku cadangan dan kadang-kadang tidak terdaftar sama sekali dalam lineup tim.

Meskipun demikian, hal itu tidak berarti perannya di Etihad telah sepenuhnya berakhir. Pep Guardiola tetap mempercayai mantan pemain Aston Villa ini, khususnya dalam situasi-situasi yang vital. Sebagai contoh, pada pertandingan semifinal Piala FA minggu lalu ketika Manchester City bersua dengan Nottingham Forest; Grealish diberi kepercayaan untuk bertanding sejak menit pertama oleh sang pelatih.

Pada pertandingan di Stadion Wembley tersebut, Grealish bermain selama 71 menit sebelum diganti dari lapangan. Manchester City akhirnya lolos ke babak final setelah mengalahkan lawannya dengan skor 2-0 melalui gol dari Rico Lewis dan Josko Gvardiol. Tim ini akan bersaing untuk gelar juara melawan Crystal Palace dalam pertandingan pamungkas.

Grealish Tetap Diperhitungkan dalam Kamar Ganti

Menurut laporan dari talkSPORT, Manchester City hingga kini masih enggan untuk melepaskan Jack Grealish kepada tim lain mana pun, bahkan tidak mempertimbangkan opsi pinjam-membeli. Ada dua klub Liga Primer Inggris yang telah menyatakan ketertarikan mereka terhadap pemain tersebut: Aston Villa, tempat dia pernah bermain sebelumnya, serta Tottenham Hotspur.

Meskipun demikian, City menyatakan niat mereka untuk menjaga pemain tersebut paling tidak sampai musim 2025/2026. Alasan utamanya bukan hanya kemampuan teknikal yang ditunjukkan di lapangan, tetapi juga peran penting Grealish dalam tim sebagai salah satu dari para pemimpin senior di ruang gantinya.

Selain itu, City baru-baru ini telah merelakan Kyle Walker pergi menuju AC Milan, dan tampaknya juga akan kehilangan Kevin De Bruyne pada bursa transfer musim panas ini dengan kabarnya pemain tersebut bakal bermain di Liga Pro Arab Saudi.

Kondisi tersebut mengharuskan Manchester City menyimpan pemain-pemain senior guna menstabilkan tim yang semakin dipenuhi oleh para bakat muda seperti Oscar Bobb, Rico Lewis, dan juga Matheus Nunes.

Statistik Menurun, Tapi Masih Punya Nilai Tersendiri

Statistik menunjukkan bahwa musim ini belum menjadi musim terbaik bagi Jack Grealish. Dia telah bermain dalam 31 pertandingan di seluruh kompetisi namun baru berhasil mencetak 3 gol serta memberikan 5 assist. Catatan tersebut pasti masih jauh dari harapan ketika dia direkrut dari Aston Villa seharga GBP 100 juta pada tahun 2021 lalu.

Para pendukung Manchester City juga mengomentari bahwa besarnya nilai transfer itu mungkin tidak sepenuhnya setara. Meskipun demikian, Grealish kurang terkenal karena pencapaian statistik tinggi. Sebaliknya, dia cenderung berfungsi untuk merancang serangan, menarik perhatian para pemain bertahan lawan, serta menciptakan peluang bagi rekannya.

Meskipun demikian, mengingat tingkat kompetisi dalam barisan penyerangan Manchester City yang sungguh sengit — terlebih lagi dengan kedatangan Jeremy Doku dan Phil Foden yang semakin menonjol performanya — status Grealish saat ini menjadi semakin tidak aman. Akan tetapi, pihak klub masih memandang Grealish sebagai aset berharga, baik dari segi kemampuan teknikal maupun non-teknikal.

Panggung Terakhir di Etihad?

Walaupun tidak akan dipinjamkan, spekulasi mengenai masa depan Grealish masih sulit untuk dicegah. Banyak orang berpendapat bahwa musim mendatang mungkin menjadi peluang terakhir bagi pemain tersebut untuk membuktikan dirinya di tim City.

Apabila tidak berhasil masuk ke dalam tim utama lagi dan penampilannya tetap datar, bisa jadi City akan menjualnya dengan harga lebih murah. Sekarang, nilai pasarnya telah turun secara signifikan dibanding ketika dia didatangkan dari Aston Villa.

Meskipun begitu, apabila dapat mengambil keuntungan dari kesempatan serta berkembang layaknya apa yang ditunjukkan oleh Bernardo Silva beberapa tahun lampau, Grealish berpotensi untuk meniadakan segala ketidakpastian dan menjadi figur penting kembali di bawah asuhan Guardiola.

Manchester City memilih mempertahankan Jack Grealish di tengah musim yang tak terlalu cemerlang bagi sang pemain. Keputusan ini tak lepas dari kebutuhan skuad akan pemain berpengalaman di tengah regenerasi yang mulai berjalan. Meski tak setajam dulu, Grealish tetap punya tempat di Etihad — setidaknya untuk satu musim lagi.

Penulis blog

Tidak ada komentar