Beranda
berita
berita lokal
kasus kriminal
kejahatan
skandal
Pengantin Wanita Diperintahkan Mengganti Rp133 Juta Karena Menghilang H-1 Akad demi Penjual Batagor Mantan
Redaksi
November 16, 2025

Pengantin Wanita Diperintahkan Mengganti Rp133 Juta Karena Menghilang H-1 Akad demi Penjual Batagor Mantan

Ringkasan Berita:
  • Seorang calon pengantin wanita dengan inisial V dari Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kendal, Jawa Tengah menjadi perhatian publik karena menghilang satu hari sebelum akad nikah. Ia diduga kabur untuk menemui penjual batagor, mantannya.
  • Calon mempelai pria menuntut ganti rugi sebesar Rp133 juta dan memutuskan hubungan antara kedua calon pengantin dinyatakan berakhir.
 

PESANKU.CO.ID- Kasus hilangnya seorang calon pengantin wanita berinisial V di Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kendal, Jawa Tengah menjadi perhatian publik.

Peristiwa ini menarik perhatian setelah kronologinya viral di media sosial, terutama di TikTok.

Cerita itu pertama kali muncul dari unggahan akun TikTok Kentos CB Audio pada hari Kamis, 6 November 2025.

Akun itu adalah milik kru vendor sound system yang bertugas memasang peralatan untuk pernikahan V.

Dari sinilah rangkaian kejadian yang terjadi sebelum hari akad terungkap dan menjadi perbincangan luas.

Kronologi Pengantin Wanita Menghilang H-1 Akad

Dalam videonya, tim tersebut menceritakan suasana persiapan menjelang akad pernikahan yang seharusnya berlangsung sehari setelah mereka menyelesaikan dekorasi.

Ia mengatakan dekorasi pernikahan sudah selesai sejak pukul 16.00 WIB.

Namun, beberapa jam kemudian, V tiba-tiba meminta agar warna bunga dekorasi diganti.

Permintaan mendadak tersebut membuat tim dekorasi harus membongkar kembali hasil kerja mereka dan menggantinya hingga selesai pada pukul 21.00 WIB.

Menurut kesaksian kru, V terlihat gelisah dan tidak bisa tenang selama proses pergantian dekorasi berlangsung.

Menjelang tengah malam, sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB, V disebut-sebut mondar-mandir sambil membawa tas selempang dan ponsel.

Ia beberapa kali memeriksa dekorasi, lalu keluar rumah.

Menurut cerita yang diunggah, V tidak kembali hingga pagi hari.

Kondisi ini membuat keluarga dan para pekerja yang berada di lokasi menjadi bingung dan panik karena akad dijadwalkan akan berlangsung beberapa jam kemudian.

Penjelasan Tuan Pemilik Warung Batagor

Setelah unggahan kronologi ini menyebar, muncul isu baru yang menghubungkan hilangnya V dengan seorang pria berinisial H, yang disebut sebagai mantan kekasih V dan diketahui bekerja sebagai penjual batagor di depan dealer tempat V bekerja.

Namun, kebenaran isu tersebut belum dapat dipastikan.

Meskipun demikian, nama H sudah terlalu ramai dibicarakan oleh publik hingga akhirnya pihak tempat ia bekerja merasa perlu memberikan penjelasan resmi.

Melalui akun TikTok Batagor Somay Bandung, istri pemilik usaha tersebut menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui urusan pribadi H dan tidak terlibat dalam isu yang beredar.

Ia menegaskan tuduhan yang menyebut nama karyawannya belum terbukti.

Dalam pernyataannya, ia meminta masyarakat menghentikan hubungan antara usaha batagor tersebut dengan kasus yang masih belum jelas kejelasannya.

Ia juga berharap agar publik tidak berspekulasi dan tidak menyalahkan pihak mana pun tanpa fakta yang pasti.

Assalamualaikum wr wb. Mengenai berita yang viral saat ini, saya selaku istri dari pemilik Batagor Somay Bandung menyampaikan bahwa kami tidak mengetahui apapun terkait keterlibatan salah satu karyawan saya dalam tuduhan bahwa karyawan saya (Hil*** Fau**) telah membawa pergi mbak V (calon mempelai wanita),ditulis pada Kamis (13/11/2025), dikutip dari Tribun Jateng.

Calon Suami Minta Ganti Rugi Sebesar 133 Juta Rupiah

Di sisi lain, perkembangan kasus semakin melebar setelah pihak keluarga laki-laki, yang berasal dari Banyumas, menggelar mediasi dengan keluarga V.

Informasi mengenai hasil mediasi ini beredar dari sebuah akun Instagram yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Dalam mediasi tersebut, terdapat dua poin yang dibahas dan disepakati bersama: pertama, hubungan antara kedua calon pengantin secara resmi dinyatakan berakhir.

Kedua, keluarga V diminta untuk memberikan pertanggungjawaban atas biaya pernikahan yang telah dikeluarkan oleh keluarga pria.

Nilai biaya yang harus dibayar disebut mencapai Rp133 juta dengan tenggat waktu empat bulan.

Jumlah tersebut diduga mencakup biaya dekorasi, konsumsi, dokumentasi, serta persiapan lain yang telah dilakukan menjelang hari akad.

Kasus ini masih menyisakan banyak pertanyaan, sementara publik terus memantau perkembangan selanjutnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews PESANKU.CO.ID

Penulis blog

Tidak ada komentar