Beranda
HELT
Kenali 7 Tips Membangun Rasa Percaya Diri, Salah Satunya Jangan Terlalu Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
Redaksi
Agustus 02, 2025

Kenali 7 Tips Membangun Rasa Percaya Diri, Salah Satunya Jangan Terlalu Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

NOIS.CO.ID–Dalam psikologi, kita perlu membedakan dua pilar penting yang mendasari perkembangan Anda, yaitu bawaan lahir dan pengalaman yang kita peroleh dalam hidup. Kedua hal ini menentukan seberapa percaya diri atau tidak amannya kita dalam situasi tertentu.

Kepercayaan diri bukanlah sifat bawaan semata, melainkan keterampilan psikologis yang dapat dibangun dan dilatih. Dalam psikologi kepribadian, rasa percaya diri berkaitan erat dengan konsepefikasi diriyaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan.

Orang denganefikasi diritinggi cenderung lebih berani mengambil keputusan, lebih tahan terhadap kegagalan dan mampu tampil autentik di berbagai situasi sosial.

Menurut studi yang diterbitkan diJurnal Kepribadian dan Psikologi Sosial, rasa percaya diri memainkan peran penting dalam kesejahteraan emosional dan keberhasilan jangka panjang karena memengaruhi cara kita berpikir, bersikap, dan berinteraksi dengan orang lain.

Dalam artikel ini kita akan membahas beberapa tips penting untuk membangun rasa percaya diri sebagaimana dilansir dari laman Open Up, Sabtu (2/8) :

  1. Kenali dan rayakan kekuatan diri (kesadaran diri)

Tips pertama untuk membangun rasa percaya diri adalah mengenali dan merayakan terlebih dahulu kekuatan diri.

Sebuah penelitian dari Psikologi Positif Berbasis Kekuatan,Individu yang memahami kelebihan dan pencapaian kecilnya cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Teknik seperti jurnal harian dapat membantu mencatat momen keberhasilan yang dapat memperkuat rasa percaya diri.

  1. Fokus pada hal-hal positif

Tips lain dalam membangun rasa percaya diri adalah fokus pada hal-hal yang positif. Anda bisa menulis 3 poin untuk diri sendiri setiap malam, fokus pada apa yang Anda lakukan dengan baik atau apa yang berjalan baik karena Anda.

  1. Menetapkan tujuan kecil yang dapat dicapai

Kepercayaan diri dapat dibangun dengan menetapkan beberapa tujuan kecil yang dapat dicapai. Hal ini didukung oleh teori self-efficacy dari Albert Bandura bahwa pengalaman meraih pencapaian, meskipun kecil, adalah sumber utama kepercayaan diri.

Anda dapat membagi tujuan besar menjadi langkah-langkah kecil yang jelas dan terukur.

  1. Jangan terlalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Membandingkan diri dengan orang lain adalah hal yang sangat manusiawi. Namun, ketika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus dan tanpa kendali maka hal itu bisa menjadi salah satu penyebab utama menurunnya rasa percaya diri hingga munculnya rasa iri hingga gangguan kesehatan mental.

Ketika seseorang terus-menerus membandingkan dirinya dengan orang lain, terutama di media sosial, maka dia bisa mulai merasa tertinggal, tidak layak, dan gagal. Hal ini sering kali secara tidak sadar merusak rasa percaya diri.

  1. Menggunakan self-affirmations dan self compassion

Tips lainnya yang dapat Anda lakukan untuk membangun rasa percaya diri adalah dengan menggunakanpengakuan diridanKasih sayang terhadap diri sendiri.Pengakuan diriadalah praktik mengingatkan diri sendiri tentang nilai-nilai pribadi dan kekuatan diri secara positif.

Dalam jurnalUlasan Psikologi Sosial dan Kepribadian, Steele menjelaskan bahwa individu yang rutin melakukan afirmasi positif lebih mampu mengatasi stres dan lebih terbuka terhadap pengalaman baru sehingga bisa menumbuhkan kepercayaan diri.

Sedangkankepedulian terhadap diri sendiriadalah kemampuan untuk bersikap lembut pada diri sendiri saat mengalami kegagalan, kesalahan, atau kekurangan. Kedua hal ini mampu mengurangi kritikan diri yang berlebihan, membangun validasi internal, dan mendorong pertumbuhan positif.

  1. Membangun pikiran tumbuh (pikiran pertumbuhan)

Salah satu pilar utama dalam membangun rasa percaya diri adalah memiliki pola pikir berkembang. Orang yang memiliki pola pikir berkembang mampu melihat kegagalan bukan sebagai tanda kelemahan, melainkan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.

Dalam konteks membangun kepercayaan diri, pola pikir berkembang ini membuat seseorang lebih tahan terhadap kritik, lebih terbuka terhadap masukan, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan.

Ketika seseorang percaya bahwa dirinya dapat berkembang, maka dia cenderung memiliki harapan yang realistis namun positif terhadap dirinya sendiri.

Ini tentu bisa memperkuat keyakinan bahwa dia mampu menghadapi berbagai situasi sulit, sehingga memperkuat rasa percaya diri secara keseluruhan.

  1. Keluar dari zona nyaman secara bertahap

Zona nyaman adalah tempat yang terasa aman, familiar dan minim risiko. Tapi justru karena terlalu nyaman, banyak orang terjebak di dalamnya dan enggan mengambil langkah baru yang dapat mengembangkan potensi diri.

Padahal salah satu pilar utama dalam membangun rasa percaya diri adalah keberanian untuk mengambil tantangan baru.

Anda bisa mulai belajar dari hal sederhana, misalnya memulai percakapan dengan orang baru, mencoba presentasi di depan umum, atau belajar keterampilan baru. ***

Penulis blog

Tidak ada komentar