NOIS.CO.ID -- , Jakarta - Polisi menangani kembali dugaan kasus peredaran narkoba judi online atau judol untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial HB, terduga pemilik web judol Nitro123. Tersangka ini sebelumnya telah menjadi buron selama hampir tiga tahun.
Penahanan itu terjadi pada hari Jumat, tanggal 2 Mei 2025, tepatnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 18:21 Waktu Indonesia Barat. Orang bernama HB ini tiba dari Phnom Penh, Kamboja, dimana pesawatnya lepas landas pada pukul 15:21 menurut waktu lokal. Begitu mendarat dan berada di tanah air, individu tersebut segera ditangkap oleh aparat kepolisian.
Operasi penangkapan berhasil berlangsung dengan baik berkat kerjasama yang efektif di antara pihak terkait. Bareskrim Polri, Ditjen Imigrasi, dan otoritas internasional lainnya berpartisipasi dalam operasi ini. Menurut pernyataan dari Polri, detensinya atas nama HB mencerminkan upaya serius mereka untuk menghilangkan tindak pidana judol yang menimbulkan ketidakamanan bagi publik dan kerugian ekonomi bagi negara.
Penangkapan bandar judi online Nitro123 ini menambah daftar panjang kasus perjudian daring yang terbongkar di Indonesia. Berikut rangkaian kasus judi online yang telah terkuak baru-baru ini, kami rangkum berdasarkan laporan tersebut: Tempo.
1. Bandar judol h55.hiwin.care .
Sebelum menangkap bandar judol Nitro123, Bareskrim Polri terlebih dahulu berhasil membongkar operasional tujuh situs perjudian online di Indonesia, termasuk salah satu website bernama h55.hiwin.care. Dalam proses ini, penyidik menyita barang bukti dalam bentuk uang dengan nilai mencapai Rp 14 Miliar.
"Uang sebanyak Rp 14.675.739.801 yang ditemukan pada rekening tersangka sudah kita amankan," ungkap Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Wahyu Widada saat memberikan keterangan kepada media di hari Jumat, 2 Mei 2025.
Ditetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini di mana satu di antaranya warga negara Cina. Bareskrim berhasil meringkus empat dari tujuh tersangka, sementara sisanya masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka juga mengelola enam laman judol lainnya yaitu bahagia789.com, luckybali.com. 7276.com, suka789.com, jiliapp.com, dan lucksvip.net.
Wahyu menyatakan para tersangka melakukan praktik perjudian online dengan menjadikan perusahaan sebagai agregator atau penyedia layanan perantara deposit atau penyetoran dana dan withdraw atau penarikan dana. Para tersangka menggunakan delapan penyedia jasa pembayaran. Layanannya digunakan oleh para merchant agregator dan integrasi dengan tujuh situs judol tersebut.
2. Bandar judol 1Xbet
Beberapa waktu sebelumnya, polisi juga membongkar pelaku sindikat judi online yang beroperasi di Indonesia. Dalam pengungkapan kali ini, polisi menetapkan sembilan tersangka. Mereka dibekuk di dua lokasi berbeda sepanjang November 2024 hingga Februari 2025. Ada sembilan tersangka di mana lima dibekuk di Cianjur dan empat orang ditangkap di Kota Batam.
Sembilan orang yang diduga terlibat menjalankan platform taruhan daring bernama 1Xbet. Peran mereka adalah sebagai mitra lokal dari platform tersebut di wilayah Indonesia. "Penemuan ini menarik perhatian kita lantaran aliran dana yang signifikan," ungkap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro saat jumpa pers di Bareskrim Polri pada hari Jumat, tanggal 21 Februari 2025.
Pelaku yang diamankan di Cianjur yakni AW (31), RNH (34), RW (34), MYT (31), dan RI (40). Selain tersangka dengan inisial RI, sisanya bertindak sebagai agen, administrator keuangan, serta operasional. "RI merupakan anggota platinum; ia seorang pebisnis yang mengeluarkan dana hingga Rp 5 miliar per bulan untuk taruhan daring melalui platform 1Xbet," jelas Djuhandani.
Tersangka yang ditangkap di Kota Batam adalah AT (35), DHK (37), FR (31), dan WY (30). Meskipun keduanya bertindak sebagai agen perjudian daring pada situs web 1Xbet, menurut Djuhandani, kedua kelompok tersebut beroperasi secara independen. Penangkapan di Cianjur termasuk dalam jaringan 'agen Belklo', sementara operasi di Batam dilakukan oleh para agen Mamosa.
"Kedua platform tersebut saling terkait melalui server yang sama, yaitu 1Xbet. Server ini berlokasi di Eropa," jelasnya.
Berdasarkan peristiwa tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti termasuk potongan uang dalam beberapa jenis mata uang asing. Detailnya mencakup SGD 826.000 yang setara dengan Rp 10 miliar serta USD 80.800 atau kira-kira senilai Rp 1,3 miliar. Di samping itu, mereka juga memperoleh lebih dari selusin kartu ATM yang dipergunakan sebagai tempat penampungan dana taruhan daring. Beragam kekayaan material lain turut diamankan seperti delapan tas, lima jam tangan, satu unit kendaraan roda dua merk Kawasaki, dua mobil merk Toyota Fortuner, dan sebuah Honda CRV.
3. Bandar judol H5 GF777, RGO Casino, dan Agen 138
Pada bulan Januari kemarin, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sukses mengungkap tiga kasus judi online yang berjalan pada skala nasional serta internasional. Jenis perjudian tersebut menggunakan platform website yang menyediakan bermacam-macam game, antara lain mesin slot, casino, dan bertaruh dalam olahraga sepak bola.
Brigadir Jenderal Himawan Bayu Aji dari Dirtipidsiber Bareskrim Polri mengungkap bahwa ada tiga website yang berperan dalam kasus ini yaitu H5 GF777, RGO Casino, serta Agen 138. Kepolisian berhasil menyita dana melebihi Rp 60 miliar sebagai bagian dari pembuktian atas orang-orang yang disebut-sebut terlibat dalam aktivitas di keempat platform online tersebut.
"Kasus ketiga ini merupakan tiga laporan terbaru yang berhasil kita pecahkan," ujar Himawan pada jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.
Bereskrim Polri selanjutnya menjadikan Firman Hertanto atau dikenal juga dengan nama Aseng, seorang komisaris dari PT Arta Jaya Putra, sebagai tersangka pada perkara pencucian uang terkait perjudian daring yang berlangsung di Hotel Aruss, Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari sumber Tempo yang mengerti tentang jalannya investigasi, kepolisian menduga kuat bahwa Firman adalah penguasa utama dari sindikat tersebut.
Sebagai informasi, konsorsium ini merupakan gabungan beberapa pemilik situs judol yang bekerja sama untuk menjalankan bisnis ilegal mereka. Pemimpin konsorsium biasanya merupakan sosok yang berpengaruh atau dihormati oleh para bandar. Aseng diduga secara rutin menerima sejumlah uang untuk mendukung kelancaran bisnis mereka. Biasanya, orang yang terpilih menjadi konsorsium itu memiliki web judol.
4. Bandar judol Akurasi4D
Pengungkapan bandar judi online Juga sukses terjadi di bulan November kemarin. Polda Metro Jaya meringkus lima pemimpin jaringan judi online yang dikembangkan lewat platform Facebook. Keempat tersangka tersebut memainkan peran yang berbeda dalam mengurus website pertaruhan dengan nama Akurasi4D.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi menyinggung tentang peran kelima tersangka yaitu RP serta R yang menjadi pemegang kendali atas situs web termasuk script dan domainnya. Sementara itu, tugas RPN adalah untuk mendistribusikan iklan dari halaman taruhan daring ke platform Facebook. Selanjutnya, RY memiliki tanggung jawab dalam mengelola layanan obrolan langsung dan juga merupakan administrator pada laman taruhan daring tersebut. Terakhir, A ditugaskan untuk melancarkan kampanye pemasaran terkait dengan website taruhan daring menggunakan media sosial Facebook.
“Kelima tersangka dicokok pada Kamis, 28 November lalu di dua tempat yang berbeda. Di Kecamatan Wanadadi dan Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah,” ujar Ade pada Selasa, 10 Desember 2024.
Ade menuturkan, Tim Patroli Siber Polda Metro Jaya telah mencurigai situs Akurasi4D sejak 14 November 2024. Situs tersebut menawarkan berbagai permainan seperti slot games, kasino, hingga togel secara ilegal. Setelah penyelidikan mendalam, tim bergerak cepat mengamankan para pelaku bersama sejumlah barang bukti.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 15 ponsel yang digunakan untuk operasional dan keperluan pribadi, empat kartu ATM, satu unit PC dan CPU. “Polisi juga menemukan uang tunai Rp 3 juta, saldo rekening senilai Rp 500 juta, dua buku tabungan, dan satu mobil Honda Odyssey hitam yang digunakan pelaku,” ujar Ade.
5. Jaringan judol di Komdigi
Sejumlah belas pekerja di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perjudian daring pada bulan November tahun 2024. Pejabat-pejabat dari departemen ini, yang seharusnya menegakkan hukum terkait aktivitas ilegal seperti perjudian daring, justru menggunakan kekuasaannya untuk melindungi ribuan website usaha berbahaya tersebut.
Diretas ribuan situs web. Dijaga agar tidak terkena pemblokiran," ujar pelaku saat dimintai keterangan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Wira Satya Triputra sebagaimana dilaporkan Antara pada hari Jumat, 1 November 2024. "Pekerjaannya adalah mengoperasionalkan lokasi ini sebagai 'kantor cabang' dalam bentuk ruko. Jam kerja mereka berlangsung dari jam 08:00 sampai dengan 20:00 WIB.
Kantor tersebut dibentuk oleh dirinya sendiri tanpa pemberitaan atasan-atasannya yang ada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Untuk memperoleh "perlindungan keamanan", sang pemilik website dituntut untuk merogoh kocek mereka dengan membayar biaya tertentu. Mengenai besarnya nominal tiap pembayaran ini, Wira tidak bersedia menjelaskan rinciannya secara spesifik. Akan tetapi, dalam penyergapan di kantor Satelit pada hari Jumat, tanggal 1 November 2024 kemarin, terduga pelaku mengakui bahwa ia menerima upeti sebesar Rp 8,5 juta untuk satu situs web.
Kasus perjudian daring yang mencakup pekerja dari Komdigi saat ini berada di tahap penanganan hukum. Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi 24 orang sebagai tersangka, dengan sembilan di antaranya adalah karyawan Komdigi serta seorang staf ahli.
6. Penjahat utama bandarnya adalah warga negara asing dari China
Pada Oktober 2024, Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat judi online yang dikendalikan seorang WNA Cina berinisial QF. Dia merupakan satu dari tujuh orang yang ditangkap oleh Bareskrim. Enam lainnya adalah orang Indonesia yakni RA, IMM, AF, FH, RAP, dan HJ.
“QF mengatur dan memastikan kelancaran aliran dana hasil judi online kepada para pelaku maupun para pengguna” ucap Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji dalam konferensi pers pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Menurut Himawan, QF menyusun jaringan operasinya dalam perjudian ilegal dengan memalsukan diri seorang investor. Berbekal pengalamannya yang luas di dunia finansial, QF selanjutnya menipu dan menjelma menjadi seorang pebisnis. Dia pun bergabung dengan proyek PJP Indonesia guna mendirikan kasino daring menggunakan platform bernama 8278 slots.
Di luar fokus pada pasaran Indonesia, website 8278 slot ini pun mengincar beberapa negera di Asia Tenggara lain seperti Thailand, Kamboja, Malaysia, serta Vietnam. Menurut Himawan, halaman web tersebut secara konsisten membidik pangsa pasar Indonesia yang telah meraup sekitar 85.000 pengguna.
Menurut hasil investigasi dari Bareskrim, volume transaksi di situs web taruhan online yang dikendalikan oleh QF mencapai angka fantastis yaitu senilai Rp 685 miliar. Selain itu, pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti termasuk 17 telepon genggam, 3 komputer notebook, 1 tablet, 4 alat pengambilan data Bank, serta sejumlah besar uang tunai. Tindakan penegakan hukum ini dilanjutkan dengan pemblokiran atas 5 akun rekening bersama dengan penyitaan uang tunai secara keseluruhan bernilai Rp 6,055 miliar.
7. Penangkapan sindikat perjudian besar di Grogol Petamburan
Pada Juli 2924, kasus pengungkapan judol juga terjadi. Kali ini oleh Polres Metro Jakarta Barat, berhasil membongkar markas judi online yang berlokasi di salah satu unit di apartemen kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
“Total 7 orang sudah berhasil kami tangkap,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi saat dihubungi, Rabu malam, 10 Juli 2024.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andri Kurniawan mengatakan pengungkapan kasus bermula dari adanya laporan masyarakat. Diduga ada praktik perjudian online di salah satu unit apartemen di lokasi kejadian.
“Dari hasil penyelidikan bahwa benar didapatkan adanya kegiatan usaha perjudian online,” ujar dia.
Enam tersangka telah diamankan di tempat kejadian perkara. Mereka adalah FAF (26 tahun), AE (39 tahun), YGP (20 tahun), FH (21 tahun), GF (21 tahun), serta FAP (19 tahun). Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menahan seseorang dengan inisial MHP (41 tahun). Tersangka ini dikenal sebagai pemilik rekening pembawa uang hasil kriminal.
8. Penyampaian informasi tentang penangkapan sindikat perjudian ilegal di Tanjung Priok
Pada bulan Juli 2024, Unit Reserse Kriminal di Polres Metro Jakarta Barat menggerebek 29 individu yang dituduh terkait dengan aktivitas perjudian daring. Mereka diketahui telah menjalankan operasinya mulai tanggal 8 Juni hingga 11 Juli tahun tersebut. Tersangka yang ditahan mencakup 17 orang sebagai penjudi dan sisanya yaitu 12 orang bekerja sebagai tenaga pemasaran melalui telepon atau telemarketing.
Kepala Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar M. Syahduddi menjelaskan, dari 23 kasus perjudian online, terdapat 1 kasus menonjol yakni, pengungkapan yang berlokasi di Apartemen Neo Soho, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kasus itu terungkap pada 4 Juli 2024.
“Dari pengungkapan tindak pidana perjudian online di apartemen tersebut, penyidik berhasil mengamankan tujuh orang pelaku atau tersangka,” ucap dia seperti dikutip dari laman TBNews, Ahad, 14 Juli 2024.
Menyoal pengungkapan kasus tersebut, penyidik, tutur Kapolres, menemukan bahwa perjudian online tersebut merupakan sindikat internasional jaringan Kamboja. “Dengan jumlah perputaran uang selama kurang lebih 3 bulan terakhir sekitar Rp 200 miliar.” Barang bukti yang diamankan dari pengungkapan 23 kasus perjudian online tersebut yakni 30 unit ponsel, 6 unit CPU perangkat komputer, 6 unit monitor, 7 unit keyboard, 6 buah mouse, 13 kartu ATM, dan 1 unit airsoft gun.
9. Bandar judol di aplikasi game Royal Domino, Higgs Domino, Royal Dream, Boss Domino, dan Joker King
Di bulan Juni 2024, Polda Metro Jaya berhasil menahan 23 orang terduga dalam penyidikan perjudian daring melalui beberapa aplikasi game seperti Royal Domino, Higgs Domino, Royal Dream, Boss Domino, serta Joker King. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang bernama Kombes Wira Satya Triputra, dari jumlah tersebut, ada lima individu yang bertindak sebagai manajer dan pemilik usaha perjudian daring itu.
Dia mengatakan bahwa lima orang yang dituduh merupakan bagian dari sebuah keluarga yang terdiri atas seorang ayah, ibu, dan ketiganya sebagai anak-anak. Lima individu yang ditunjuk sebagai pengelolanya ialah EA, AL, NA, AT, dan IS. Di antara mereka, lima tersangka ini berperan dalam manajemen dengan tanggung jawab untuk menyediakan kantor, perlengkapan, fasilitas, serta mempekerjakan staf administrasi, melaksanakan pelatihan, dan membayarkan upah kepada para pegawai tersebut.
"Delapan belas terduga lainnya berperan sebagai administrator yang bertugas mempromosikan usaha melalui WhatsApp, menanggapi pesanan baik untuk pembelian maupun penjualan chip, serta mengelola catatan keuangan. Para terduga ini sebagian besar merupakan teman sekolah dan teman kuliah dari para pelaku utama dalam bisnis perjudian daring," jelas Wira saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 6 Juni 2024.
10. Agen perjudian online 1XBET, Liga Ciputra, dan W88
Sejak Mei sampai Juni 2024, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Perjudian daring telah mengungkap sejumlah kasus perjudian daring di tiga platform yaitu 1XBET, Liga Ciputra serta W88. Dalam operasi ini total ada 18 orang yang diamankan oleh pihak berwenang. Di antaranya adalah sembilan individu berasal dari laman 1XBET, tujuh lainnya dari situs W88, sementara dua tersisa didapati dalam penyelidikan berkaitan dengan Liga Ciputra.
"Mereka bekerja sama untuk mengatur sistem penyetoran dan pengambilan dana," jelas Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada pada konferensi pers di Mabes Polri, Jumat, 21 Juni 2024.
Di samping menggeledah dua aset kripto, Satgas juga menemukan sejumlah barang berikut: uang tunai mencapai Rp 4,7 miliar, tiga kendaraan bermotor, seratus empat belas gadget, sembilan puluh enam buku tabungan, seratus empat puluh lima kartu ATM mandiri, sembilan komputer notebook, Lima unit token serta satu set perhiasan emas. "Total transaksi dari ketiga situs web tersebut tercatat mencapaiRp 1 triliun 41 miliar," ungkap Wahyu.
Yohanes Maharso, Hanin Marwah, Nandito Putra, Sukma Kanthi Nurani, Intan Setiawanty, Alif Ilham Fajriadi, Jihan Ristiyanti, Ni Kadek Trisna Cintya Dewi, dan Dede Leni Mardianti bersumbang dalam penyusunan artikel ini.
Redaksi
Tidak ada komentar