NOIS.CO.ID --.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) telah menyediakan layanan pinjaman terbaru bagi perusahaan kendaraan listrik VinFast. Langkah ini merupakan bagian dari usaha bank dalam mensupport pembiayaan yang ramah lingkungan.
Direktur Global Banking Maybank Indonesia Ricky Antariksa mengatakan bahwa mereka akan menyiapkan term loan senilai US$ 20 juta. Ke fasilitas tersebut diharapkan mampu menyuport perkembangan proyek konstruksi pabrik kendaraan bermotor listrik milik VinFast di Indonesia.
"Pendanaan untuk proyek VinFast merupakan bagian dari janji kita untuk tetap memperkuat sektor transportasi ramah lingkungan, yang akan memberikan manfaat baik di masa depan kepada Indonesia," ungkap Ricky melalui pernyataan formal pada hari Rabu (14/5).
Melalui implementasi Kerangka Kerja Produk Berkelanjutan (Sustainable Product Framework) dari Grup Maybank, Ricky menyebut bahwa selama tahun 2024, Maybank Indonesia sudah memberikan pendanaan berkelanjutan dengan fokus utamanya pada jenis pembiayaan hijau atau Green Financing. Khusus dalam bidang Transportasi Bersih, jumlah tersebut mencapai angka Rp 2 triliun.
Saya jelaskan bahwa pendanaan ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni ritel dan grosir. Dalam bidang grosir, Maybank Indonesia aktif di penyaluran kredit sindikasi bagi perusahaan-perusahaan yang mengkhususkan diri dalam infrastruktur energi ramah lingkungan serta mobil listrik contohnya adalah memberikan dukungan finansial melalui skema kredit sindikasi kepada PT IMG Sejahtera Langgeng. Kontribusi tersebut membantu memajukan sistem kendaraan bertenaga listrik dengan komposisi pinjaman hijau mencapai 44%, yang merupakan bagian penting dari total pembiayaan yang disediakan guna mendorong kelangsungan proyek-proyek semacam itu.
Pendanaan ini dimaksudkan untuk menguatkan struktur dasar Kendaraan Listrik Baterai. (Battery Electric Vehicles /BEV) di Indonesia, apakah itu untuk mobil penumpang atau kendaraan bisnis," lanjutnya.
Di sektor ritel, pendanaan ini mencakup kerjasama dengan beberapa anak perusahaan Maybank Indonesia, antara lain Maybank Finance (MIF) dan WOM Finance, guna menyediakan layanan pembiayaan kepada orang-orang yang berminat dalam pembelian mobil atau motor listrik serta hybrid.
"Proyek ini mengalami pertumbuhan yang amat besar yaitu 86% secara tahunan," katanya.
Ricky menyatakan bahwa timnya yakin sepenuhnya terhadap besarnya potensi pasar mobil listrik di Indonesia, serta mengharapkannya tumbuh secara berkelanjutan melalui pendanaan yang tepat. Karena itu, Maybank Indonesia bertujuan meningkatkan kesempatan-kesempatan baru bagi perkembangan industri tersebut.
Selanjutnya, dia mengonfirmasi bahwa akan tetap bekerja sama dengan banyak pihak guna meningkatkan sistem ekosistem mobil listrik di Indonesia, mencakup juga pembangunan stasiun charging EV yang amat diperlukan.
Redaksi
Tidak ada komentar