Beranda
european football
football clubs
NEWS
soccer
sports
Ruben Amorim Tanggapi Mentalitas Tim Pasca Kalah dari West Ham: Berani Adalah Kunci Musim Depan
Redaksi
Mei 14, 2025

Ruben Amorim Tanggapi Mentalitas Tim Pasca Kalah dari West Ham: Berani Adalah Kunci Musim Depan

NOIS.CO.ID -- - Kekecewaan besar datang dengan kekalahan 0-2 melawan West Ham United di Old Trafford yang memberikan dampak buruk pada Manchester United, dan sang pelatih Ruben Amorim pun tak segan-segan menyuarakan pandanganannya pasca laga tersebut.

Setelah pertandingan, pada konferensi pers, Amorim mengatakan bahwa terdapat masalah yang lebih mendalam selain dari perbedaan kinerja diantara Premier League dan Liga Europa.

Gol dari Tomas Soucek dan Jarrod Bowen mengakibatkan kekalahan kelima berturut-turut Manchester United di ajang Premier League usai laga-laga Eropa. Sang pelatih, Amorim, menekankan ketidaktelitian serta kurangnya semangat para pemainnya dalam menyongsong kompetisi lokal, hal ini ia bandingkan dengan penampilan mereka di Liga Europa yang lebih baik.
Menurut Amorim, para pemain tampak kurang memiliki urgensi baik ketika bertahan maupun menyerang. Dia mengatakan bahwa walaupun Manchester United banyak menciptakan peluang, tim tersebut gagal menunjukkan semangat dalam menjaga gawang dan juga tak optimal dalam meraih kesempatan di area pertahanan musuh.
"Saya merasakan ketidakefisienan dalam hal kecepatan dan agresivitas. Seolah-olah para pemain menganggap hasil negatif bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan lantaran tabel klasemen belum menunjukkan perubahan signifikan. Ini menjadi tantangan utama bagi tim kami sekarang," ungkap Amorim, demikian dikabarkan manutd.com.
Pelatih dari Portugal tersebut juga mengatakan bahwa perasaan cinta kepada tim tampaknya semakin berkurang. Dia menambahkan, "Kami adalah sebuah klub besar, dan kekalahan di kandang mestinya dirasakan sangat buruk. Namun saat ini, sepertinya sudah menjadi sesuatu yang lumrah."
Ketika diminta berkomentar tentang penempatan United saat ini di urutan 16 besar liga, Amorim tidak mengelakkan perasaan malunya. Namun, dia menekankan bahwa prioritas tim harus mencakup lebih dari sekadar pertandingan akhir Liga Europa; mereka juga perlu melakukan reformasi menyeluruh.
Selanjutnya, Amorim mengkritik sikap acuh para pemain seperti Manuel Ugarte usai kehilangan bola yang berakhir dengan terciptanya gol kedua. Meski demikian, dia enggan menuding individu pemain tersebut dan lebih cenderung menjadikan hal itu sebagai kesalahan tim secara bersama-sama, bahkan mencakup tanggung jawab pribadi sebagai pelatih.
Saat diminta berkomentar tentang adanya masalah budaya di dalam tim, Amorim mengakui hal tersebut tetapi menyoroti bahwa ia melihat ini lebih seperti "perasaan" dibandingkan dengan "budaya." Ia menjelaskan bahwa ini merupakan perasaan buruk yang dapat merusak atmosfer dari sebuah klub bergengsi.
Dalam wawancara tersebut, Amorim mengaku merasakan kekecewaan karena kesulitan dalam menyampaikan pentingnya urgency kepada para pemain setelah bergabung dengan tim. Dia menjelaskan bahwa mindset para pesepak bola di Premier League sangatlah berlainan dibanding ketika mereka bertarung di Liga Europa.
"Di Eropa, kita bertanding seperti halnya nyawa kita tergantung pada permainan itu. Namun ketika berada di liga lokal, kita kehilangan konsentrasi. Ini merupakan masalah psikologis yang besar," katanya.
Dia pun mengekspresikan kesyukuran atas dukungan dari para pendukung yang setia walaupun tim sedang berada dalam situasi sulit. Dia berkata, "Para fans ini layak untuk meraih hasil yang jauh lebih baik. Saya lah yang paling bertanggung jawab, dan kita perlu melakukan banyak perubahan pada bursa transfer musim panas nanti."
Saat dimintai pendapat tentang kemungkinan merubah atau menukar sikap para pemain, Amorim tegas menyatakan bahwa klub seharusnya 'berani' melakukan perubahan signifikan pada bursa transfer musim panas ini. Dia menjelaskan, “Apabila keadaannya tak berubah tahun depan, mungkin sudah saatnya memberikan kesempatan pada yang lain.”
Menyongsong pertandingan krusial lawan Chelsea pekan depan, Amorim menyatakan bahwa dia akan membekali skuadnya dengan semaksimal mungkin. Walaupun kesempatan untuk bermain di partai puncak Eropa ada di hadapan mereka, bagi dirinya hal utama saat ini ialah merombak dasar-dasar klub daripada hanya fokus pada gelar.

Penulis blog

Tidak ada komentar