NOIS.CO.ID -- – Manchester City siap memperpanjang catatan positifnya saat menyambut Wolverhampton Wanderers ke Stadion Etihad pada Sabtu dini hari (4/5). Tim yang diasuh oleh Pep Guardiola sekarang bertarget meraih kemenangan keenam belasan dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, setelah berhasil mengalahkan Nottingham Forest di babak semi-final Piala FA. Akan tetapi, menjelang pertandingan penting tersebut, masalah cedera sekali lagi menerpa para pemain The Citizens.
Kemenangan atas Forest membawa City ke partai final Piala FA dan menjaga asa mereka meraih trofi domestik. Tak hanya itu, posisi mereka di papan atas Premier League juga semakin solid. Namun, perjuangan belum usai. Persaingan lima besar masih sangat terbuka, dengan lima tim saling sikut demi tiga tempat tersisa. Dalam situasi genting seperti ini, kehilangan pemain kunci bisa menjadi petaka.
Lebih jauh lagi, musuh yang akan mereka temui, Wolverhampton Wanderers, tiba dengan motivasi penuh. Tim besutan Vitor Pereira berhasil meraih enam kemenangan berturut-turut di Liga Primer. Kemenangan terakhir mereka dicetak saat menghadapi Leicester City di markas sendiri, Molineux. Hasil ini membuktikan bahwa Wolves tidak boleh diremehkan.
Berikut ini beberapa pemain utama Manchester City yang masih mengalami cedera sebelum pertandingan melawan Wolves?
1. Erling Haaland
Bomber utama City, Erling Haaland, masih belum bisa diturunkan. Ia mengalami cedera pergelangan kaki kiri saat merebut kemenangan atas Bournemouth di Piala FA, akhir Maret lalu. Meski sempat diperkirakan bisa pulih sebelum musim berakhir, hingga saat ini Haaland belum kembali ke sesi latihan tim. Pemulihannya berjalan lambat dan Guardiola tak ingin mengambil risiko. Prediksi optimistis menyebut Haaland mungkin baru bisa kembali saat laga melawan Bournemouth pada 18 Mei mendatang.
2. Rodri
Pemain gelandang bertahan unggulan Manchester City ini merupakan kerugian signifikan berikutnya. Rodri terkena cedera ligamentum cruciatum anterior (LCA) pada kakinya ketika pertandingan kontra Arsenal di bulan September tahun sebelumnya. Dari waktu tersebut, dia sama sekali tak hadir dalam Liga Primer Inggris. Kondisi pemain asal Spanyol itu masih belum tunjukan peningkatan yang positif dan sangat mungkin bakal melewatkan sisa kompetisi musim ini. Peluang untuk ikuti turnamen Piala Dunia Antar-Klub pun diragukan. Berita buruk ini pasti membawa dampak cukup keras bagi tim, khususnya atas perannya yang penting sebagai pengatur serangan di pusat lapangan oleh Rodri.
3. Nathan Ake
Pemain bertahan serba dapat, Nathan Ake, tetap dalam kondisi rawat jalan karena cedera. Dia telah menjalani operasi setelah mengalami retakan pada kakinya sebelah kiri di bulan Maret. Meskipun begitu, upaya penyembuhannya memberi tanda-tanda baik. Pelatih Pep Guardiola menyatakan bahwa eks pemain dari Belanda itu mungkin akan bisa bergabung lagi dengan timnya saat pertandingan-pertandingan tersier Liga Primer Inggris, mencakup pula pertarungan penutup kontra Bournemouth.
4. John Stones
Pemain tim nasional Inggris tersebut mengalami cedera paha selama pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid pada bulan Februari. Sampai sekarang, Stones belum dapat bergabung kembali dengan tim inti. Menurut Guardiola, Stones diperkirakan baru bisa bermain lagi di akhir Mei, bersamaan dengan kepulangan pemain-pemain lainnya seperti Haaland dan Ake. Keberhasilannya pulih pasti akan meningkatkan daya saing barisan belakang Manchester City yang saat ini terpaksa melakukan pergantian pemain secara berkala.
Tanpa Hukuman, Tetapi Tanpa Rangkaian
Sisi positif dari kondisi terkini skuad City adalah tidak adanya pemain yang sedang menjalani sanksi larangan bermain. Artinya, tidak ada tambahan pemain absen akibat akumulasi kartu atau skorsing disiplin. Namun, tetap saja, hilangnya empat pemain inti karena cedera bukanlah kabar menggembirakan bagi Guardiola, yang sedang menyiapkan strategi melawan Wolves.
Dengan tidak adanya Rodri, lini tengah City kemungkinan akan kembali mengandalkan Mateo Kovacic atau Kalvin Phillips, meski performa keduanya belum sepenuhnya menggantikan peran Rodri. Sementara itu, absennya Haaland membuat Julian Alvarez kembali diplot sebagai penyerang utama, dengan dukungan lini kedua dari Phil Foden, Bernardo Silva, atau Kevin De Bruyne.
Asa dan Rintangan di Paruh Kedua Musim
Menghadapi minggu-minggu penting dalam musim ini, Manchester City di hadapkan dengan dua tugas utama: mempertahankan stabilitas permainan sambil tetap mengejar kondisi fisik dari skuad yang tersisa. Ketidakhadiran beberapa pilar tidak hanya menjadi masalah strategis, namun juga dampak psikologisnya. Pep Guardiola dituntut untuk meningkatkan semangat tim, apalagi ketika kans merebut kedua trofi belum sirna; yakni Liga Primer Inggris serta Piala FA.
Pertandingan kontra Wolves dapat mempengaruhi jalannya akhir musim bagi City. Kalau berhasil mendapatkan kemenangan penuh, kans untuk mengamankan tempat kelima masih terbuka lebar. Akan tetapi bila sampai gagal, tim-tim saingan semisal Aston Villa, Tottenham, serta Manchester United berpotensi melewati mereka.
Pep Guardiola mungkin menginginkan peningkatan kesehatan beberapa pemainnya sebelum pertandingan akhir Piala FA lawan Crystal Palace pada tengah bulan Mei mendatang. Khusus untuk Haaland, walaupun masih dalam tahap penyembuhan, dia tetap diharapkan dapat bertarung di acara puncak ini yang sungguh memiliki nilai prestisius tinggi.
Kemampuan Skuat Dicoba, Sikap Menjadi Faktor Utama
Manchester City sudah menunjukkan dirinya sebagai salah satu klub paling superior di Benua Biru dalam beberapa tahun belakangan. Namun, tantangan sejati datang pada musim ini. Cederanya bintang-bintang utama seperti Haaland dan Rodri mencoba ketahanan formasi serta kepintaran taktis dari Guardiola. Meski tanpa beberapa pemain penting, The Citizens masih perlu memelihara peluang untuk merebut trofi dan melanjutkan hegemoni mereka.
Pertandingan melawan Wolverhampton akan menjadi cerminan sejauh mana City mampu bertahan dalam tekanan. Bukan hanya dari lawan di lapangan, tapi juga dari kondisi internal tim yang sedang tidak ideal. Di sinilah pengalaman dan mental juara Guardiola akan diuji.
Pertanyaannya sekarang, mampukah Manchester City mengatasi badai cedera dan tetap tampil trengginas di sisa musim?
Redaksi
Tidak ada komentar