NOIS.CO.ID Artikel yang memuat penjelasan BMKG soal suhu dingin di berbagai kota akan berlangsung sampai kapan memuncaki daftar Tren Populer kali ini.
Di bawahnya, ada artikel terkait dosis aman minum paracetamol yang diungkapkan oleh pakar farmasi dari UGM.
Artikel di kanal Tren NOIS.CO.ID Yang paling banyak dibaca selanjutnya, yakni memuat gejala diabetes tidak lazim dan sering terabaikan.
Berikut ini adalah rangkuman daftar lebih lengkapnya: Tren Populer edisi Sabtu (21/6/2025) hingga Minggu (22/6/2025) pagi yang dapat Anda simak:
1. Suhu Dingin Tengah Menyelimuti Kota-kota di Indonesia, Berlangsung sampai Kapan?
Sejumlah warganet menceritakan bahwa wilayahnya, dari Jawa hingga Kalimantan, diselimuti suhu dingin beberapa hari belakangan.
Suhu dingin itu dirasakan sejak pagi hingga malam hari.
Beberapa netizen bertanya-tanya mengapa suhu yang dingin melanda beberapa wilayah Indonesia, termasuk di kota-kota yang biasanya beriklim panas.
Lalu, apa penyebab suhu dingin dan akan berlangsung sampai kapan? Baca di sini
Guru Besar UGM Bagikan Dosis Aman Minum Paracetamol agar Tidak Membahayakan Ginjal
Paracetamol biasanya digunakan oleh masyarakat untuk meredakan demam dan nyeri seperti sakit kepala, nyeri otot, atau flu.
Obat ini dijual bebas tanpa resep dokter, sehingga banyak orang mengonsumsinya secara mandiri, bahkan berulang kali dalam sehari saat merasa tidak enak badan. Padahal, penggunaan paracetamol yang berlebihan atau dalam dosis tinggi bisa berdampak buruk pada kesehatan, terutama pada organ ginjal.
This text is already in Bahasa Indonesia. No translation is needed.
Simak penjelasan pakar UGM selengkapnya di sini
3. 7 Gejala Diabetes yang Tidak Lazim dan Sering Terlewatkan, Apa Saja?
Diabetes Melitus adalah salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia. Menurut studi, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) tertinggi, yaitu sebesar 10,8 persen.
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature (2024) oleh Mugi Wahidin, menunjukkan model proyeksi prevalensi dan kematian akibat diabetes di Indonesia berdasarkan faktor risiko.
Penelitian menggunakan metode data sekunder dari Riset Kesehatan Dasar, BPJS Kesehatan, program Penyakit Tidak Menular (PTM), dan Kementerian Kesehatan dari 2018. Hasilnya, kematian akibat diabetes meningkat dari 35.351 menjadi 76.974 jiwa. Artinya, prevalensi dan mortalitas diabetes di Indonesia meningkat secara signifikan.
Sebagai langkah waspada, kenali lebih jauh gejala tidak biasa dari diabetes. di sini
4. Dokter Ungkap 8 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Turunkan Kadar Gula Darah
Gula darah tinggi atau hiperglikemia merupakan kondisi ketika kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini umumnya terjadi saat tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak merespons insulin dengan baik.
Keterhambatan dalam produksi insulin dapat disebabkan oleh kerusakan pankreas, masalah hormon, atau kebiasaan sehari-hari.
Beruntungnya, ada kebiasaan sehari-hari yang ternyata dapat menurunkan kadar gula darah hingga 10 poin, sehingga mencegah komplikasi.
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat menurunkan kadar gula darah sebanyak 10 poin: di sini
5. Tanda-tanda Batu Ginjal di Pinggang, Paha, dan Urine yang Jarang Disadari
Batu ginjal (nefrolitiasis) adalah penyakit yang terjadi akibat penumpukan zat kimia tertentu di dalam tubuh, yang kemudian mengkristal.
Batu ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala sampai mereka masuk ke salah satu ureter, saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih.
Jika batu ginjal tersangkut di ureter, berisiko menghalangi aliran urine dan menyebabkan ginjal membengkak serta kejang pada ureter.
Berikut adalah tanda-tanda atau gejala batu ginjal yang dapat terjadi pada pinggang, paha, dan urine: di sini
Redaksi
Tidak ada komentar