Beranda
business
commerce
investing
investing business news
investing company news
Astra Group Kurangi Belanja Modal, Capex 2025 Menjadi Hanya Rp 25 Triliun
Redaksi
Mei 11, 2025

Astra Group Kurangi Belanja Modal, Capex 2025 Menjadi Hanya Rp 25 Triliun

NOIS.CO.ID -- - PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan bahwa mereka sudah mempersiapkan anggaran untuk investasi atau-modal capital expenditure (capex) sebesar Rp 25 triliun pada tahun 2025. Nominal ini berkurang jika dibandingkan dengan estimasi pertama yang sekitar Rp 28 triliun.

Djony Bunarto Tjondro, selaku Direktur Utama Astra International, mengatakan bahwa pengurangan investasi modal ini terkait dengan kondisi ekonomi baik di tingkat global maupun nasional yang berubah-ubah secara signifikan. Salah satu faktornya adalah kecenderungan menurunnya kemampuan konsumen untuk membelanjakan uang mereka.

"Setidaknya sampai hari ini, kami mengamati penurunan sekitar Rp 25 triliun per harinya. Angka tersebut dapat bertambah tergantung pada kondisi saat ini. Oleh karena itu, dalam keadaan seperti ini, kita harus sadari bahwa daya beli masyarakat cenderung melemah dan iklim ekonomi dunia pun belum begitu bagus," ungkap Djony Bunarto Tjondro selama konferensi pers di Menara Astra, Jakarta, pada Kamis (8/5).

Juga menurut Djony, perusahaan sekarang harus lebih berhati-hati dengan pengeluaran modalnya. Bahkan, ada kemungkinan besar bahwa anggaran modal tersebut akan jatuh di bawah Rp 25 triliun sesuai dengan dinamika ekonomi nasional maupun internasional yang terus berkembang.

"Maka, mungkin angkanya akan jatuh bahkan hari ini meskipun perkiraannya untuk satu tahun ke depan adalah sekitar Rp25 triliun, namun bisa juga berada di bawah Rp25 triliun," katanya.

Selanjutnya, Djony menyatakan bahwa dana investasi yang akan disuntikkan sepanjang tahun ini akan diarahkan kepada area-area usaha inti perusahaan tersebut. Beberapa bidang itu mencakup otomotif, layanan finansial, mesin konstruksi dan tambang, agrobisnis, infrastuktur, serta real estat.

"Kami fokus pada bisnis utama ini sebab mereka memberikan keuntungan yang lebih konsisten saat ini meski dalam kondisi pasar yang tidak terlalu mendukung. Kami berencana untuk memperbaiki dan meningkatkan semua aspek dari core business Astra," jelas Djony.

Pada periode tersebut, sampai dengan kuartal pertama tahun 2025, Astra melaporkan penyaluran dana untuk investasi sebesar Rp 4,5 triliun. Di sisi lain, perusahaan ini mencatatkan laba bersih sejumlah Rp 6,93 triliun, yang mana hal ini menunjukkan penurunan sebesar 7,12 persen dibanding periode sebelumnya. year on year (yoy) ditaksir setara dengan Rp 7,46 triliun di masa yang sama dari tahun lalu.

Keuntungan bersih perusahaan didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 2,64 persen (year-on-year/yoy) hingga mencapai angka Rp83,36 triliun di kuarter I tahun 2025, naik dari total Rp81,2 triliun di masa serupa tahun sebelumnya.

Penulis blog

Tidak ada komentar