Beranda
NEWS
Pembebasan Tanah Dipercepat, Ada 1.548 Ha Tanah di Kabupaten Kediri Terdampak Jalan Tol Ki Agung
Redaksi
Juni 23, 2025

Pembebasan Tanah Dipercepat, Ada 1.548 Ha Tanah di Kabupaten Kediri Terdampak Jalan Tol Ki Agung

Gambar terkait Pembebasan Tanah Dikebut,Ada 1.548 Bidang Tanah di Kabupaten Kediri Terdampak Jalan Tol Ki Agung (dari Bing)

NOIS.CO.ID Selain akses tol ke bandara, di Kabupaten Kediri total ada 1.548 bidang tanah terdampak tol di Kecamatan Semen dan Mojo.

Rincianya, 1.082 bidang di Kecamatan Mojo yang tersebar di 15 desa. Sedangkan 466 bidang tanah di Kecamatan Semen tersebar di lima desa.

Asisten I Sekretariat Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi menegaskan, untuk di Desa Semen pembebasannya sudah 70 persen. Lalu, Desa Bobang sudah dibayar sekitar 40 persen. "Untuk yang setuju (di wilayah Bobang) hampir 100 persen," tandasnya.

Untuk Desa Puhrubuh sudah setuju semua, namun belum dibayarkan. "Untuk yang di Puhrubuh ini tim sudah turun dan melakukan penilaian serta sudah disampaikan warga dan semua setuju dengan nilai tersebut, tinggal bayar saja," jelasnya.

Sementara itu, keresahan warga di Kecamatan Semen hingga Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri terkait pembebasan tanah Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung), segera terjawab. Proses yang sempat mandek sekitar setahun itu akan dilanjutkan kembali Juni nanti.

Pembebasan tanah di sana akan dilanjutkan setelah proses pembebasan tanah tol segmen I atau akses ke bandara rampung Mei nanti.

Menurutnya, PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT) memang memprioritaskan pembebasan tanah segmen I. Yakni, mulai Tiron, Banyakan-Bandara Dhoho, hingga Jl Mayjen Sungkono Kota Kediri-Bandara Dhoho.

"Itu (SSAT) berharap proyek ini jangan berhenti hanya pada pengadaan tanah. Sehingga diyakinkan bahwa ruas dari Tiron-Bandara maupun Semampir menuju Bandara segera ada progres fisiknya. Itu sebabnya untuk pengadaan tanah (Semen ke selatan) juga mundur," kata Sukadi.

Lebih jauh Sukadi menyebut, pada April hingga Mei nanti, rekanan tengah mengebut pembebasan tanah di wilayah Manyaran dan Tiron. Yakni, tanah yang masuk penlok II. Sedikitnya ada lima bidang yang akan dieksekusi minggu depan.

"Itu dieksekusi dan penlok kedua itu kemarin sudah ada pembayaran tahap pertama. Yang sudah setuju dibayar tahap pertama," lanjut Sukadi sembari menyebut dua minggu setelahnya aka nada pembayaran tahap kedua.

Lebih jauh Sukadi menyebut, Tol Ki Agung Segmen I atau Tol Bandara sudah ditargetkan pembangunan fisiknya.

Yakni harus selesai pada November nanti. Selanjutnya, untuk jembatan depan SPBU Semampir ditargetkan bisa rampung dalam dua tahun mendatang.

Lamanya penyelesaian fisik di sana itulah yang membuat PT SSAT mendahulukan penyelesaian pembebasan tanah Tol Bandara. "Untuk melanjutkan pengadaan tanah (Semen dan Mojo, Red) tidak menunggu fisik selesai, tapi pengadaan tanahnya sudah rampung dulu," jelas Sukadi.

Menurut Sukadi, jika Mei ini pembebasan tanah segmen I untuk penlok I dan penlok II bisa klir, selanjutnya akan dilakukan pembebasan tanah wilayah Semen dan Mojo. "Kami juga sudah melakukan mediasi dengan warga Semen terkait lanjutan pembebasan tanah," paparnya.

Berikut ini informasinya, selain akses tol ke bandara, di Kabupaten Kediri total ada 1.548 bidang tanah terdampak tol di Kecamatan Semen dan Mojo. Rinciannya, 1.082 bidang di Kecamatan Mojo yang tersebar di 15 desa. Sedangkan 466 bidang tanah di Kecamatan Semen tersebar di lima desa.

Sukadi menegaskan, untuk di Desa Semen pembebasannya sudah 70 persen. Lalu, Desa Bobang sudah dibayar sekitar 40 persen. "Untuk yang setuju (di wilayah Bobang) hampir 100 persen," tandasnya.

Untuk Desa Puhrubuh sudah setuju semua, namun belum dibayarkan. "Untuk yang di Puhrubuh ini tim sudah turun dan melakukan penilaian serta sudah disampaikan warga dan semua setuju dengan nilai tersebut, tinggal bayar saja," jelasnya.

Khusus untuk Kabupaten Tulungagung sendiri nantinya proyek ini akan direncanakan melewati 7 Kecamatan di 43 Desa.

7 Kecamatan yang direncanakan adalah Rejotangan, Ngunut, Sumbergempol, Kedungwaru, Tulungagung (Kota), Boyolangu, dan Gondang.

Sementara itu agar lebih jelasnya berikut rincian 43 Desa Kabupaten Tulungagung direncanakan terdampak proyek jalan tol Kepanjen-Tulungagung atau Agungblijen:

1. Kecamatan Ngunut

Desa Sumberejo Kulon

Desa Sumberingin Kidul

Desa Sumberingin Kulon

Desa Kacangan

Desa Karanganom

Desa Pandansari

Desa Purworejo

Desa Samir

2. Kecamatan Gondang

Desa Rejosari

Desa Sepatan

Desa Tawing

Desa Bendo

Desa Dukuh

Desa Kendal

Desa Notorejo

3. Kecamatan Boyolangu

Desa Bono

Desa Boyolangu

Desa Karangrejo

Desa Tanjungsari

Desa Wajak Kidul

Desa Wajak Lor

Desa Waung

4. Kecamatan Tulungagung (Kota)

Kelurahan Kedungsoko

Kelurahan Kutoanyar

5. Kecamatan Sumbergempol

Desa Doroampel

Desa Podorejo

Desa Sambijajar

Desa Tambakrejo

Desa Wonorejo

6. Kecamatan Rejotangan

Desa Banjarejo

Desa Blimbing

Desa Jatidowo

Desa Karangsari

Desa Pakisrejo

Desa Panjerejo

Desa Rejotangan

Desa Sumberagung

Desa Tanen

Desa Tegalrejo

Desa Tenggur

Desa Tugu

7. Kecamatan Kedungwaru

Desa Plosokandang

Desa Ringinpitu

Penulis blog

Tidak ada komentar